Dari Orang Kudus, Jepara Hingga Jakarta Pernah Gunakan Jasa Tukang Potong Rambut Ini

Junet sedang memotong rambut pelanggannya
SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Sudah delapan tahun sudah Junet menjadi tukang potong rambut. Lika-liku kehidupannya dilalui dengan suka cita, namun ia tetap optimis bisa melaluinya dengan baik. 

Bangunan berukuran 3×3 meter menjadi tempat ia mengais rizeki setiap harinya. beberapa orang dalam sehari berdatangan ke tempatnya untuk menggunakan jasa potong rambutnya. Ia selalu ramah ke setiap pelanggan yang datang kepadanya.

Junet setiap harinya buka mulai pukul 09.30 WIB dan tutup pukul 21.30 WIB. Setiap harinya banyak pelanggan yang berdatangan dari berbagai daerah, bahkan sempat ada dua orang wanita asal Jakarta pernah menggunakan jasanya.

“Satu orang ngasih 50 ribu, sehingga ngasih total 100 ribu. saya kasih kembalian tidak mau,” katanya saat berbincang gayeng dengan sekitarmuria.com.

Sekali memotong rambut baik kecil atau dewasa Junet hanya mematok harga Rp. 7000. Menurutnya itu harga yang standar di kalangan tukang potong rambut. Bahkan ada yang mematok harga lebih dari itu.

Sebelum mendirikan Tempat Potong Rambut Sendiri, Junet sempat bekerja di beberapa tempat. “Dulu saya sempat ikut orang beberapa kali, sempat juga kerja sama membuka usaha dengan teman saya, sebelum akhirnya kita membuka usaha sendiri-sendiri,” terangnya. 

Lebih lanjut Junet bercerita, kemahirannya dalam memotong rambut ia dapat dari khursus potong rambut dan tata rias selama dua tahun. “Dulu praktik potong rambut kepada tukang becak yang ada di sekitar gedung DPRD Kudus,” ujarnya.
Potong rambut Junet ini beralamat di desa besito, Gebog Kudus. tepatnya dari SMK Raden Umar Said ke barat sepuluh meter, ada pertigaan dengan simbol jam dinding ke selatan 100 meteran, tepatnya di timur jalan atau sebelah kanan bengkel karunia motor(WA/SM)

SBY Bertanya Kepada Presiden dan Kapolri Lewat Twitter

Twitter Mantan Presiden Rebuplik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono
SEKITARMURIA.COM – Presiden Republik Indonesia periode 2004-2014 Susilo Bambang Yudhoyono bertanya kepada bapak Presiden dan Kapolri melalui cuitan di akun Twitter pribadinya pada senin sore (6/2/2017)

Dalam cuitanya tersbut ketua umum partai Demokrat ini meminta keadilan kepada Presiden Jokowi dan Kapolri.

“Saudara-saudaraku yg mencintai hukum & keadilan, saat ini rumah saya di Kuningan “digrudug” ratusan orang. Mereka berteriak-teriak. *SBY*”

“Kecuali negara sudah berubah, Undang-Undang tak bolehkan unjuk rasa di rumah pribadi. Polisi juga tidak memberitahu saya. *SBY*”

“Kemarin yg saya dengar, di Kompleks Pramuka Cibubur ada provokasi & agitasi thd mahasiswa utk “Tangkap SBY”. *SBY*”

“Saya bertanya kpd Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak utk tinggal di negeri sendiri,dgn hak asasi yg saya miliki? *SBY*”


“Saya hanya meminta keadilan. Soal keselamatan jiwa saya, sepenuhnya saya serahkan kpd Allah Swt. *SBY*” tulisnya yang kemudian direetweet ribuan netizen. (WA/SM)

Sebulan Ambrol, Jalan Penghubung Antar Kabupaten Belum Diperbaiki

Pengendara Sepeda Motor mencoba menghindari jalan ambrol yang menghubungkan Kabupaten Jepara dengan Kabupaten Kudus
SEKITARMURIA.COM, JEPARA – Jalan raya yang menghubungkan antara Kabupaten Jepara dengan Kabupaten Kudus yang terletak di Desa Tritis Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara ambrol. Jalan yang sehari-hari dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat tersebut sangat parah.

Saat Sekitarmuria.com meninjau lokasi, jalan tersebut ambrol dengan kedalaman sekitar 70 centi meter, dengan lebar 50 centi meter. Di bawah jalan yang amrol tersebut terdapat aliran air yang menuju persawahan masyarakat setempat.
Jalan ambrol sudah terjadi sebulan yang lalu. hingga kini belum diperbaiki
Salah satu petani yang memiliki sawah dekat dengan lokasi, Nor Yono menuturkan jalan rusak akibat ambrol tersebut sudah terjadi lama. “Sudah sebulanan jalan itu rusak,” terang Petani asal Desa Daren tersebut.

Lebih lanjut Yono menjelaskan, setelah jalan itu ambrol, kemudian warga memberi Kayu sebagai tanda bahwa jalan tersebut rusak. “Biar para pengguna jalan tidak kejeglong (red, terpelosok,),” tambahnya.
Saat disinggung mengapa jalan tersebut tidak segera diperbaiki, Yono berpendapat bahwa itu merupakan jalan umum yang menjadi tanggung jawab pemerintah. “Itu tanggung jawab pemerintah, ini kan jalan umum yang menghubungkan antar Kabupaten Jepara ke Kudus,” pungkasnya. (WA/SM)

Siapa Tokoh di Halaman Utama Google Hari Ini?

Halaman Utama Google Hari Ini (6/2/2017)
SEKITARMURIA.COM– Pada halaman utama Google hari ini (6/2/17) dihiasi dengan gambar seorang Tokoh Sastrawan Indonesia. Ya Tokoh itu ialah Pramoedya Ananta Toer yang tepat hari ini diperingati sebagai hari lahirnya.

Dikutip dari Wikipedia Pramoedya dilahirkan di Blora pada tanggal 6 Februari tahun 1925. Ia merupakan anak sulung dalam keluarganya. Ayah Pram adalah seorang Guru, sedangkan Ibunya seorang penjual nasi.

Nama asli Pram adalah Pramoedya Ananta Mastoer, sebagaimana yang tertulis dalam koleksi cerita pendek semi-otobiografinya yang berjudul Cerita Dari Blora. Karena nama keluarga Mastoer (nama ayahnya) dirasakan terlalu aristokratik, ia menghilangkan awalan Jawa “Mas” dari nama tersebut dan menggunakan “Toer” sebagai nama keluarganya.

Pram menempuh pendidikan pada Sekolah Kejuruan Radio di Surabaya dan kemudian bekerja sebagai juru ketik untuk surat kabar Jepang di Jakarta selama Kependudukan Jepang di Indonesia.

Selama Hidupnya, Pram telah menulis banyak karya yang sangat terkenal, diantaranya yakni Novel yang berjudul Tetralogi. Di mana novel tersebut terdiri dari empat judul, yaitu Anak Semua bangsa, Bumi Manusia, Rumah Kaca, dan Jejak Langkah.

Pram meninggal dunia pada usia ke-92, tepatnya pada tanggal 31 April 2006 silam. Menurut beberapa surat kabar nasional Pram Meninggal akibat komplikasi diabetes serta penyakit jantung. Sebagai peringatan ulang tahun Pram yang jatuh tepat hari ini, maka Google membuat ilustrasi seorang pria berambut putih, berkacamata, dan berkaus, dengan latar belakang sebuah abjad, dan sedang mengetik. Yang digambarkan seperti Pramoedya Ananta Toer (WA/SM)

Bukit Pandang yang Belum Banyak Terpandang

Seorang Wisatawan Sedang Menikmati Pemandangan di Bukit Pandang Kayen Pati Jawa Tengah
SEKITARMURIA.COM, PATI – Hamparan pepohonan terlihat sangat lebat disebuah desa berbukit di kecamatan Kayen Pati Jawa Tengah. Ya di Desa Durensawit tepatnya. sebuah desa yang terletak tidak jauh dari pusat Kecamatan Kayen ini terdapat obyek wisata baru yang menarik.

Obyek wisata ini belum banyak dikunjungi oleh para wisatawan, karena memang lokasinya yang sangat jauh dari keramaian dan jauh dari penduduk desa setempat. Nama obyek wisata tersebut adalah Bukit Pandang.

Bukit Pandang ini sangat indah pemandangannya, namun obyek wisata ini belum dikelola oleh pemerintah, karena memang lokasinya yang baru beberapa bulan ini ditemukan oleh warga setempat. Namun lokasi ini sudah diberdayakan oleh organisasi kepemudaan desa setempat. Dengan cara menyediakan tempat parkir, membangun jalan menuju lokasi wisata maupun fasilitas sederhana lainnya.

Bukit Pandang Kayen Pati Jawa Tengah
Lokasi obyek wisata ini bisa ditempuh sekitar 10 menit dari pusat kecamatan Kayen Pati. Di lokasi ini anda bisa menikmati keindahan pemandangan dari ketinggian bukit-bukit yang ada di desa Durensawit Kecamatan Kayen Pati. Cukup hanya membayar dua ribu rupiah untuk parkir kendaraan sepeda motor, anda bisa menikmati hamparan pepohonan nan hijau yang mengelilingi Bukit Pandang ini.
Di sini juga anda bisa berswafoto sesuka anda dengan fasilitas sederhana yang disediakan oleh para pemuda desa setempat. Disamping itu juga anda bisa melihat hamparan sawah-sawah nan hijau, maupun kejernihan sungai yang ada di sekitar bawah bukit. Silahkan ajak teman, sudara, pacar, bahkan keluarga untuk menikmati keindahan panorama Bukit Pandang ini. (WA/SM)

Trio Macan dan New Palapa Dijadwalkan Hadir di Kampanye Sulaiman

Festival Jepara Kuncara (Sumber: fb.com/subroto)
SEKITARMURIA.COM, JEPARA – Grup Musik Ibu Kota Trio Macana dan Grup Musik Asal Jawa Timur New Palapa dijadwalkan akan hadir dalam kampanye akbar yang diselenggarakan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut satu Sulaiman.

Rencananya kegiatan kampaye akbar yang bertajuk “Festival Jepara Kuncara” tersebut akan diseleggarakan pada tanggal 11 Februari 2017.
“Insyaallah, kampanye akbar Subroto-Nuryahman tanggal 11 Februari akan dimeriahkan dengan Festival Jepara Kuncara. Diantaranya akan diisi dengan penampilan Trio Macan, New Palapa, Metro dan band rege Rastasky,” tulis Subtoto pada senin malam (30/1/17) mellaui akun facebook pribadinya. (WA/SM)

Jika Terpilih, Subroto Berjanji Berdayakan Ekonomi Kerakyatan

Subroto bersama warga Jepara (Sumber: fb.com/subroto)
SEKITARMURIA.COM, JEPARA – Calon Bupati Jepara Nomor Urut Satu, Subroto berjanji jika terpilih menjadi Bupati Jepara pada Pilkada 15 Februari mendatang akan memberdayakan ekonomi kerakyatan. Hal ini ditulisnya pada rabu siang (1/2/17) melalui akun facebook miliknya. 

“Untuk memberikan perlindungan kepada took-toko kecil milik rakyat Jepara kedepan jika saya terpilih akan membatasi dan mengkaji ulang keberadaan took-toko modern yang saat ini jumlahnya telah mencapai 61 buah dan sepertinya akan bertambah lagi dibeberapa tempat,” tulisnya yang disukai lebih dari 100 netizen.

Subroto berkomitmen, ekonomi kerakyatan dengan memberi perlindungan terhadap toko-toko kecil akan menjadi prioritas utama dibandingkan toko-toko modern. “Pemberdayaan perekonomian rakyat menjadi komitmen dan prioritas saya,” lanjut Wakil Bupati Jepara periode 2012-2017 ini.

Dari statusnya tersebut, beberapa komentar datang dari netizen. Seperti halnya Miftahul Hadi. Ia megaku setuju dengan Ekonomi Kerakyatan. “Gerakan belanja di tetangga Jepara kuncara, semakin mantap,” tulisnya dalam komentar.
Sementara itu, Sony Ma’rufi berharap program tersebut bisa juga mengarah kepada pengembangan UMKM. “Saya mohon kedepannya Jepara diperkuat umkm yang produktif seperti kota Kudus. Jepara masih banyak usaha kecil yang belum dibina,” tulisnya. (WA/SM)

Indahnya Air Terjun Lorodan Semar Kayen Pati

Seorang Wisatawan Asal Jepara Saat Berkunjung ke Air Terjun Lorodan Semar Kayen, Pati Jawa Tengah
SEKITARMURIA.COM, PATI – Air Terjun Lorodan Semar merupakan tempat wisata yang belum banyak dikenal oleh para wisatawan. Tempat wisata ini terletak di Desa Sumbersari Kecamatan Kayen Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Awal mulanya tempat ini hanya tempat biasa, yaitu sungai yang berada di desa setempat. Namun belum sampai satu tahun ini, tempat ini menjadi terkenal dikalangan pecinta tempat wisata di Pati Jawa Tengah.

Lokasi air terjun ini sangat mudah dijangkau, hanya dengan perjalanan kurang lebih sepuluh menit dari pusat Kecamatan Kayen Pati. Akses jalannya juga sangat mudah dan memadahi. Untuk kendaraan motor dan mobil juga bisa sampai di lokasi Air Terjun. Hanya dengan merogoh kocek sebesar dua ribu rupiah untuk titipan sepada motor, anda bisa menikmati indahnya air terjun Lorodan Semar Kayen Pati Jawa Tengah. 

Air Terjun Lorodan Semar bagian Tengah
Tempat Air Terjun Lorodan Semar ini ada tiga bagian, bagian atas, tengah, dan bawah. Namun bagian yang paling indah berada dibagian paling bawah. Untuk bagian atas hanya sekitar aliran air yang jernih dengan gundukan seperti gunung yang membuat pemandangan menjadi indah, begitu juga bagian tengah.

Dari ketiga bagian tadi, bagian paling bawah yang sangat indah unutk dijadikan tempat berfoto dan berenang. Karena bagian paling bawah merupakan bagain paling tinggi air terjunnya dan sangat indah pemandangannya.

Bagi anda pecinta tempat wisata atau sekedar pengen tahu, silahkan datang dengan mengajak teman, saudara, pacar, keluarga, atau yang lain untuk menikmati indahnya Air Terjun Lorodan Semar Kayen Pati Jawa Tengah. Jangan lupa bawa uang secukupnya untuk bayar parkir dan jajan. Hehe. (WA/SM)

Hadirilah Pedawang Bersholawat Bersama Habib Zainal Abidin Pekalongan

Famplet Pengumuman Pengajian di Jalan Bae Kudus
SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, Akan diselenggarakan “Pedawang Bersholawat” Bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Pekalongan

Acara yang insya’allah akan diselenggarakan besok pada selasa malam (31/01/17) Di Halaman Masjid Jami’ Busyrol Karim Desa Pedawang Kecamatan Bae Kabupaten Kudus Jawa Tengah.

Selain Peringatan Maulid Nabi, Acara ini juga dikemas dengan Pelantikan Pengurus Nahdlatul Ulama Desa Pedawang Bae Kudus yang insya’allah akan dimulai pukul 19.30 WIB. dengan dimeriahkan grup Rebana Azzahir Dari Pekalongan, dan Mauidhoh Hasanah KH Nur Halim Ma’ruf Kudus. (WA/SM)

Dilantik, Dema STAIN Kudus Bertekat Bermutu dan Bermanfaat

Ketua STAIN Kudus  Fathul Mufid Melantik Pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAIN Kudus Periode 2017
SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Puluhan mahasiswa menghadiri pelantikan pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan angggota Senat Mahasiswa (SEMA) periode 2017 di Aula Rektorat STAIN Kudus, Jawa Tengah pada rabu siang (25/01).

Acara yang berlangsung pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri oleh Ketua STAIN Kudus, Dr H Fathul Mufid, wakil ketua tiga Shobirin, M.Ag., segenap dosen STAIN Kudus, dan jajaran para pengurus Dewan eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan anggota Senat Mahasiswa (SEMA).

Dalam sambutannya, Ketua Dema STAIN Kudus, Ahmad Minhajul Abror (22) berjanji akan berusaha memajukan organisasi kampus (OK) STAIN Kudus.

“Kita harus bisa mengaharumkan nama STAIN Kudus dengan membesarkan organisasi kampus (OK) yang ada di kampus,” terang mahasiswa jurusan tarbiyyah bahasa arab ini

Abror bertekat, ke depan DEMA STAIN Kudus harus lebih baik dari pengurus sebelumnya dengan meningkatkan kinerja para pengurus.

“Dema yang benar-benar Dema. artinya tidak hanya omong kosong, tetapi bisa membawa STAIN Kudus bermutu dan bermanfaat,” tegasnya.

Pelantikan Senat Mahasiswa (SEMA) STAIN Kudus Periode 2017
Sementara itu, Ketua STAIN Kudus, Dr H Mathul Mufid berpesan agar para pengurus Dema bisa memiliki wawasan luas. “Pengurus Dema harus memiliki wawasan yang lebih dibanding mahasiswa yang lain,” terangnya

Maka dari itu, mufid menambahkan rajin-rajinlah membaca. baik buku, berita dan lain sebagainya. karena kalau aktif membaca maka akan memiliki wawasan yang luas, yang mana nantinya dihadapan mahasisiwa akan terlihat wibawa.
Tidak lupa, Mufid berpesan kepada para pengurus untuk tidak melupakan kewajibannya sebagai mahasiswa, yaitu belajar. “Disamping aktif diorganisasi, jangan lupakan tugas pokoknya yaitu belajar,” tandasnya. (WA/SM)