Gratis, Ikutilah Seminar Menjadi Sukses Sejak Dini

SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Menjadi sukses diusia muda memang dambaan bagi setiap orang. Apalagi kesusksesan tersebut diraih bukan hasil warisan dari orang tua, akan tetapi hasil buah karya dan usaha sendiri. 

Inilah yang mengilhami diadakannya seminar bertajuk “Menjadi Sukses Sejak Dini untuk Mencari Jatidiri” Koperasi Mahasiswa STAIN Kudus. Acara seminar ini akan laksanakan besok pada hari rabu pagi (15/3/17) mulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa kampus barat STAIN Kudus.

Baca Juga: Mau Cantik, Ikuti Seminar Ini

Adietia Rizky Maulana seorang pengusaha muda dan motivator kompeten dari Semarang bakal menjadi narasumber pada seminar ini, panitia hanya menyediakan 100 pendaftar pertama yang bisa mengikuti seminar gratis ini. Bagi peserta yang terdaftar bisa mendapatkan fasilitas ilmu, snack, motivasi, dan sertifikat.
Segera daftarkan diri anda dengan menghubungi nomor kontak panitia, 089 669 609 23 (Anisah) jangan lupa ajak, teman, sahabat, pacar juga boleh. Untuk mengikuti seminar entrepreneur gratis ini. Ayo buruan daftar sebelum kuotanya habis..hehe (WA/SM)

Inilah Meme Hoax yang Atasnamakan Gus Mus

Meme Hoax yang atasnamakan Gus Mus
SEKITARMURIA.COM, REMBANG – Pengasuh pondok pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Rembang KH Ahmad Musthofa Bisri mengklarifikasi terkait meme yang mengatasnamakan dirinya pada jumuah (10/3/17) melalui akun facebook pribadinya.

Mustasyar PBNU itu mengaku tidak pernah menulis meme yang mengatasnamakan dirinya tersebut.
Meme Hoax tersebut salah satunya bertuliskan “Kalau diperhatikan dengan nalar, habib Riziek ini bukan sekedar ingin merebut kekuasaan. Tetapi juga ingin menjadi TUHAN seperti halnya FIR’AUN yang ingin semua orang menyembahnya”
Terkait hal tersebut Gus Mus mengklafikasi bahwa meme tersebut bukan dari dirinya, akan tetapi dari orang lain yang tidak pede dengan hasil karyanya. “Mengapa ada orang yang suka menyatakan pikirannya tapi tidak Pede dan mengatasnamakan orang lain?” tulis gus mus

Lebih lanjut Gus Mus menuliskan kalau dirinya lebih rela hasil karyanya diakui oleh orang lain dari pada karya orang lain mengatasnamakan dirinya. “Aku lebih rela tulisanku diakui sebagai tulisannya, daripada tulisannya diakukan sebagai tulisanku. Ini beberapa contoh saja dari tulisan orang yang diakukan sebagai tulisanku, lengkap dengan fotoku,” lanjutnya.
Dari klarifikasi Gus Mus tersebut, banyak netizen yang berkomentar. Salah satunya yakni Umiie Aura Nuna. “Astaghfirullah…..mpun nate miirsani meme niku…mpun sempat kulo simpen teng galeri. Alhamdulillah angsal konfirmasi saking yai meniko hoax,” tulisnya

Sementara akun bernama Achmad labib Asrori mengomentari kalau yang membuat meme hoax tersebut tidak sopan. “Sungguh perilaku yang tidak layak, tidak etis (orang yang membuat meme hoax, red) dan perlu segera tobat serta minta maaf kepada beliau (Gus Mus, red),” tulisnya
Adapaun Agus Zen Muttaqin mengaku lega atas konfirmasi dari Gus Mus. “Alhamdulillah abah yai sudah bernasehat yang buat kami-kami yang muda. Semoga abah yai Gus Mus Allahumma yarham selalu diberi kesehatan dan istiqomah yang tinggi. Jangan diamkan kami dalam banyaknya gempuran fitnah. Makasih banyak abah yai atas konfirmasi langsung dari abah yai, “ tulisnya. (FA/SM)

Ratusan Pelajar Ini Ingin Lestarikan Permainan Tradisional

Pelajar sedang asyik bermain permainan gobak sodor di lapangan Desa Rendeng Kota Kudus
SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Ratusan pelajar terlihat sedang asyik bermain permainan tradisional di lapangan Desa Rendeng Kota Kudus. Ada yang bermain bakiak, gobak sodor, maupun satu langkah satu tujuan. Dari ketika permainan tradisonal tersebut terlihat sangat asing di zaman yang sudah modern ini.

Pelajar selama ini mungkin sangat jarang kita jumpai bermain permainan-permainan tradisional. Karena mereka lebih asyik dengan permainan-permainan yang lebih modern seperti halnya game online, Ofline, maupun yang lainnya. Atas terjadinya fenomena tersebut, PC IPNU-IPPNU kabupaten Kudus merasa perlu untuk membangkitkan dan melestarikan permainan-permainan tradisional melalui kegiatan festival dolanan tradisional.

“Harapan kami kegiatan bersifat kebudayaan ini ke depannya bisa dilaksanakan PAC IPNU-IPPNU maupun PR/PK IPNU-IPPNU se-kabupaten Kudus. Agar kebudayaan maupun permainan tradisional ini bisa dilestarikan lagi,” terang ketua PC IPNU Kudus Wahyu Saputro pada jumuah sore (10/3/17)
Pelajar sedang asyik bermain bakiak


Lebih lanjut Mantan Ketua PAC IPNU Jati ini menuturkan kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Harlah IPNU ke-63 dan IPPNU ke-62 PC IPNU-IPPNU kudus. Adapun kegiatan ini diikuti oleh delegasi Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU se-Kabupaten Kudus. “Ada delapan PAC yang mengikuti. Hanya satu PAC IPNU IPPNU Dawe yang belum bisa ikut karena sedang ada acara sendiri,” tutur pria berkaca mata ini.
Disamping itu, tambah yoyok sapaan akrabnya, kegiatan ini juga sebagai sarana menjalin komunikasi dan silaturrahim antara PAC IPNU-IPPNU se-Kabupaten Kudus. “Ketiga lomba ini lebih mengutamakan kekompakan. Disamping itu acara ini juga sebagai sarana silaturrahim antara PAC IPNU IPPNU Se-Kabupaten Kudus,” pungkasnya. (FA/SM)

Foto-Foto Ratusan Pelajar NU Kudus Lomba Dolanan Tradisional

Pelajar NU Kudus dolanan bakiak di lapanagan Desa Rendeng Kudus
SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Dalam rangka peringatan Harlah IPNU ke-63 dan IPPNU ke-62 PC IPNU Bersama IPPNU Kabupaten Kudus menggelar “Festival Dolanan Tradisional” pada jumuah sore (10/3/17) di lapangan Desa Rendeng Kabupaten Kudus

Acara yang dilaksanakan pukul 14.30 WIB tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari masing-masing PAC IPNU-IPPNU di Kabupaten Kudus. Adapaun dolanan tradisional yang dilombakan diantaranya yakni Gobak Sodor, Bakiak, dan Satu Langkah Satu Tujuan. Berikut kami sajikan foto-foto festival Dolanan Tradisional PC IPNU-IPPNU Kudus.


Sebulan Ambruk, Pohon Ini Masih Dibiarkan

Pohon Ambruk di Jalan Sudimoro-Karangmalang Gebog Kudus
SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Sebuah pohon besar terlihat ambruk di jalan Sudimoro Karang Malang Gebog Kudus. Pohon besar yang ditaksir berusia puluhan tahun tersebut terlihat menutupi sungai kecil yang terletak di timur jalan setempat.

Saat sekitarmuria.com meninjau lokasi pada jumuah pagi (10/3/17) pohon besar tersebut masih menutupi sungai. Akibat tumbangnya pohon besar tersebut, sebagian tanah dekat jalan raya tersebut ambrol dan tanggul sungai bagian samping juga rusak akibat kejatuhan pohon tersebut.

Zawawi (50) salah seorang warga sekitar menuturkan, pohon tersebut sudah jatuh sekitar satu bulan yang lalu, akan tetapi dari pihak pemerintah belum juga membersihkan semuanya dan memperbaiki kerusakan tanggul sungai. “Sudah satu bulanan. Ranting-ranting sudah dibersihkan, tapi badan pohonnya masih dibiarkan begitu saja,” tuturnya

Lebih lanjut Zawawi mengatakan. pohon tersebut jatuh akaibat hujan angin yang terjadi beberapa bulan yang lalu, kemudian paginya dibersihkan dari pihak pemerintah. Namun badan pohonnya masih dibiarkan.

Ia pun berharapa pihak terkait agar segera membersihkan dan memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat pohon jatuh tersebut. “semoga segera diperbaiki, biar tidak membahayakan anak-anak ketika lewat daerah tersebut. Dan juga waktu hujan airnya tidak meluap ke jalan raya,” pungkasnya. (WA/SM)

Senangnya Raisa Dapat Sepeda dari Presiden Jokowi

Raisa Andriana sedang menunjukkan hadiah sepeda melalui akun twitternya (Sumber: Raisa Andriana)
SEKITARMURIA.COM – Penyanyi cantik Raisa Andriana merasa sangat senang bisa mendapat hadiah sepeda gunung dari Presiden Jokowi saat peringatan Hari Musik Nasional di Istana Merdeka DKI Jakarta pada kamis (9/3/17)

Hal itu diungkapkan penyanyi berusia 26 tahun ini melalui akun twitter pribadinya @raisa6690 beberapa jam yang lalu. “Alhamdulillah dapat sepeda dari pak Jokowi tadi di acara Hari Musik Nasional, lumayan, hahaha,” tulisnya yang kemudian direetweet ribuan followernya.
Cuitannya tersebut sontak mendapat komentar dari para netizen. Diantaranya yakni dari Pranata Humas. “Terus bermusik agar Indonesia terus menjadi indah,” tulis pemilik akun @pranatahumas
Sementara pemilik akun @deniasyaf memberi komentar berbeda. ia menilai Raisa dapat sepeda karena berhasil jawab nama-nama Ikan. “Pasti nama ikannya bener semua,” tulis Denia Asyafira. (FA/SM)

Teater Satoesh Siap Pentaskan Naskah Hitam Putih di UMK

SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Teater Satoesh STAIN Kudus bakal mementaskan naskah berjudul Hitam Putih besok pada sabtu malam (11/3/17) di Auditorium Universitas Muria Kudus Jawa Tengah.

Acara yang disutradarai oleh Halim Mbuteng dan Astrada Mamad Pony akan menampilkan sebuah pertunjukan yang menarik, dengan penampilan pemain inti yaitu, Henny, Kuro, Nisa, Alaudin, Kum, Pentil, Tapen, Dan Ghufron.

Tepat pukul 19.30 WIB acara ini akan dimulai dengan hanya menjual tiket seharga Rp. 5000 anda bisa menikmati pentas teater ini dengan memesan terlebih dahulu kepada pepe (0858 0392 8929). Adapun apabila membeli di lokasi, anda harus membayar Rp. 7000.
Pentas teater ini terbuka untuk umum. Ayo ajak teman, sahabat, maupun pacar kamu untuk menikmati malam minggumu dengan asyik dan menyenangkan bersama Teater Satoesh STAIN Kudus. (WA/SM)

IPNU-IPPNU Karangnongko Juara Satu Festival Rebana se-Kecamatan Nalumsari

Grup Rebana Al-Ikhlas PR IPNU-IPPNU Karangnongko tampil di festival rebana IPNU-IPPNU Se-Kecamatan Nalumsari
SEKITARMURIA.COM, JEPARA – Grup Rebana Al-Ikhlas Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Desa Karangnongko Kecamatan Nalumsari Jepara berhasil menjadi juara satu dalam festival rebana IPNU-IPPNU se-Kecamatan Nalumsari pada ahad siang (5/3/17) di Gedung MWCNU Nalumsari.

Acara festival rebana dalam rangka Harlah IPNU ke-63 dan IPPNU ke-62 ini diikuti 13 grup rebana perwakilan PR/PK IPNU-IPPNU se-Kecamatan nalumsari. diantaranya yakni PR IPNU-IPPNU Daren, Karangnongko, Nalumsari, Tunggul Pandean, Dorang, Prengtulis, SMA Nalumsari, Ismailiyyah, Hadziqiyyah, PR IPNU-IPNU Pengung, Gemiring Kidul, Ngetuk, dan Bategede.

Dari ketiga belas grup rebana tersebut, PR IPNU-IPPNU Karangnongko berhasil menjadi yang terbaik, disusul PR IPNU-IPPNU Tunggul Pandean diposisi dua, dan PR IPNU-IPPNU Bategede diposisi ketiga.

Dalam kesempatan tersebut, grup rebana PR IPNU-IPPNU Karangnongko menampilkan dua sholawat yang memukau dewan jurid dan pengunjung. Yaitu sholawat mabruk alfa mabruk (selamat hari lahir) dan adlfaita.

Chaidir Ali (21) personil grup rebana Al-Ikhlas PR IPNU IPPNU Karangnongko mengaku ttidak menyangka bisa menjadi yang terbaik, karena menurutnya penampilan grup rebana yang lainnya tak kalah baik dari grupnya.

“Bahagia dan tidak menyangka bisa dapat juara satu. Karena grup rebana PR IPNU IPPNU Tunggul Pandean saya kira penampilannya lebih baik dari grup kami,” tutur

Mahasiswa STAIN Kudus ini mengaku grup rebananya jauh-jauh hari sudah mempersiapkan diri dengan latihan beberapa kali sebelum mengikuti festival rebana. “latihan kami Cuma enam kali, dan latihannnya dua hari sekali,” tambah alumnus Madrasah TBS Kudus ini.
Ia berharap dengan diraihnya juara satu ini, grup rebananya semakin dikenal dan diakui oleh desa-desa lain, terutama di daerah kecamatan nalumsari. “Supaya orang-orang mengerti bahwa di Desa Krangnongko ada grup rebana,” pungkasnya. (FA/SM)

Festival Rebana dan Pengajian Umum Bakal Meriahkan Harlah IPNU-IPPNU Nalumsari

Famplet acara Harlah PAAC IPNU-IPPNU Nalumsari
SEKITARMURIA.COM, JEPARA – Festival Rebana dan Pengajian Umum bakal digelar oleh Pimpinan Anak Cabang IPNU bersama IPPNU Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara besok pada ahad (5/3/17) di Gedung MWCNU Nalumsari.

Acara yang dilaksananakan dalam rangka peringatan Hari Lahir IPNU ke-63 dan IPPNU ke-62 tersebut bakal menghadir KH Ahmad fathoni, Habib Sholeh Al Jufri, Ustadz Asfal Maula (Gus Apank) dengan diiringi grup rebana IPNU-IPPNU sekecamatan Nalumsari.

Sedikitnya 13 grup rebana bakal memeriahkan Festival Rebana tersebut, diantaranya yaitu Ranting Daren, Karangnongko, Nalumsari, Tunggul, Blimbingrejo, Dorang, Prengtulis, Penggung, Ngetuk, Bategede, Komisariat Ismailiyyah, Hadziqiyah dan SMAN 1 Nalumsari.

Masing-masing grup rebana tersebut, bakal menampilkan keahliannya memainkan rebana untuk meriahkan Harlah IPNU-IPPNU. Disamping itu, kegiatan tersebut juga akan ditutup dengan pengajian umum yang melibatkan pelajar dan santri se-Kecamatan Nalumsari dan sekitarnya.
“Festival rebana akan dilaksanakan pukul 12.30 WIB, kemudian malamnya pukul 19.30 WIB akan ditutup dengan pengajian umum dengan pembicara muda asal Kudus KH Imam Fathoni dan maulid nabi bakal dipimpin Habib Sholeh Aljufri dan Ustadz Asfal Maula (Gus Apank) dengan diiringi grup rebana se-Kecamatan Nalumsari,” tegas ketua panitia Ahmad Maksun pada ahad (26/2/17).
Mantan Ketua PR IPNU Desa Nalumsari tersebut mengajak para pelajar, santri maupun masyarakat lainnya bisa ikut memeriahkan acara Harlah IPNU-IPPNU tersebut. “Kami berharap para pelajar, santri dan masyarakat umum bisa hadir dalam acara tersebut,” harapnya. (FA/SM)

Klam Menang, Marzuki Ajak Masyarakat Mengawal Perhitungan Resmi KPU

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara tahun 2017
SEKITARMURIA.COM, JEPARA – Tim sukses dan relawan paslon nomor 2 Ahmad Marzuki-Dian Kritiandi mengklam unggul atas paslon nomor 1 Subroto-Nur Yahman dalam hasil hitung cepat sementara Pilkada Jepara 2017

Seperti yang dikutip dari situs pilkada2017.kpu.go.id hasil sementara Madani memperoleh 51.25 % sementara Sulaiman 48.75 % dengan perolehan suara 319.837 untuk keunggulan Marzuki-Andi, sementara Subroto-Nur Yahman memperoleh 304.256 suara.

Hasil sementara Pilkada Jepara tahun 2017 menurut situs pilkada2017.kpu.go.id

Pada Pilkada tahun 2017 ini ada 1805 Tempat Pemungutan Suara, dengan 864.211 daftar pemilih. Namun hanya 640.144 pemilih yang menggunakan hak pilihnya. Sementara suara yang tidak sah sebanyak 16.067 pemilih.


Ahmad Marzuki mengaku senang Pilkada Jepara berjalan dengan tertib dan lancar. Ia juga bersyukur atas capaian hasil hitung cepat yang memenangkan dirinya atas lawannya.

“Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT. Shalawat dan salam buat junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Hari ini ini Pilkada Jepara berjalan secara aman, tertib dan lancar. Terima kasih kepada segenap masyarakat Jepara dan relawan yang telah mendukung tanpa bisa disebut satu persatu,” tulisnya dalam akun facebook pribadinya pada rabu malam (15/2/17)

Marzuki mengajak segenap tim relawannya dan masyarakat untuk bisa mengawal suara sampai perhitungan resmi dari KPU Jepara. “Mudah-mudahan kemenangan ini dapat dipertahankan dalam perhitungan manual ke depan. Mari kita terus kawal perhitungan (resmi, red) di KPU,” pungkasnya. (WA/SM)